Story

Berbagi Ceria bersama di Gunung Pancar

Downhill Gunung Pancar Sentul

Mengasyikkan dan menyenangkan dapat bermain sepeda gunung dengan melewati sejumlah halang rintang di Taman Wisata Alam Gunung Pancar bersama-sama teman komunitas yang hobi mengadu adrenalin sekaligus mengasah keterampilan mengendalikan sepeda dari atas bukit hingga finish di bawahnya. Kawasan ini ada di Desa Karang Tengah, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. Kaya akan jenis vegetasi tanaman khas hutan alam pegunungan dataran rendah-semak belukar tumbuh subur di kawasan dengan ketinggian 300-800 meter di atas permukaan laut. Bagi anda yang belum berpengalaman jangan coba-coba latihan tanpa pemandu, halang rintang dan lokasi downhill di Gunung Pancar Sentul ini kalau dihitung dari skala tingkat kesulitan dari yang ada di Indonesia bila mengacu pada skala 1 – 10, lokasi ini termasuk skala 8. Ajang downhill ini cukup ramai dikunjungi setiap weekend oleh penggemarnya yang kebanyakan menggunakan sepeda yang berharga cukup mahal. Mahal sebab bahannya terbuat dari material carbon yang membuat berat sepeda gunung menjadi lebih ringan. Tak pelak ajang latihan ini menjadi bukti bagi sebagian kalangan, uang tidak masalah yang penting hobi tersalurkan, apalagi mereka umumnya eksekutif, bisnisman dan juga pemilik usaha yang telah mapan. Ada sejumlah jenis sepeda gunung yang akrab disebut MTB (Mountain Bike) sebenarnya yang menjadi pembeda untuk peruntukannya, yaitu XC- cross country, Trail, AM(All Mountain),FR (Free Ride) dan DH (Downhill). Ukuran DH lebih besar daripada ukuran AM apalagi XC. Sebelum berlatih perangkat sepeda anda dari Handle Bar(stang kemudi), Handgrip (pembungkus stang kemudi), Brake Lever (tuas rem) depan dan belakang, Stem, Sadle, Pedals (kayuhan), Chain (rantai), Rims (Pelek), Tire (Ban), Spokes (jari-jari roda) serta perangkat lainnya harus berfungsi dengan baik dan disesuaikan dengan rintangan downhill yang ada. Khusus untuk downhill ada beberapa “obstacles” (halangan) yang harus dilalui pembalap dari jarak dari atas kebawah kurang lebih 1,5 km, baik yang jumping atau tikungan tajam. Rata-rata rekor para pembalap berpengalaman disini dibawah 3 (tiga) menit yang ditempuhnya dari start hingga finish. Trek ini dinamakan Sebex (Sentul Bike Extreme Park), dan saat ini sudah ada mobil pick-up bagi mereka yang ingin melaju lagi dari tempat start kembali. Lokasi yang pernah jadi bagian lomba sepeda gunung downhill Sea Games 2011 dan Kejuaraan Asia Pacific 2011 ini memang terbilang curam dan “berbahaya”, dan untuk itulah setiap pembalap diharuskan menggunakan perangkat pengaman dari sepatu, half or full finger gloves, kaos kaki, knee protector, elbow protector, leatt neck brace(pelindung leher),body protector, helm full-face , ankle support (pelindung pergelangan kaki) dan pressure suit. Khusus Leatt Neck Brace digunakan di leher dibawah helm yang berguna membatasi pergerakan lehar sehingga bila terjatuh leher tidak tertekuk-ada kasus atlet yang tidak mengenakan ini mengalami nasib naas dan tewas karena terjatuh dan kepalanya terbentur, akibatnya lehernya menerima benturan juga dan tertekuk. Di lokasi yang rindang, rimbun, dan dikelilingi pohon pinus yang lebat masih terdapat tumbuhan macam Rasamala, Beringin, Puspa, , serta masih banyak fauna macam Owa, Surili,Kera,Babi Hutan, burung elang, kutilang,ayam hutan merah,jalak dan lain-lain. . Wah Ajang bersepeda downhill dapat menjadi pengobat rasa “kangen” kita kepada olahraga yang tidak hanya bagus untuk fisik tapi juga enak untuk mata. Selamat berdownhill ria.
Diambil dari dan ditulis oleh : Iwan Permadi / www.kompasiana.com

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ipe/downhill-di-gunung-pancar-sentul_552b6fba6ea834b64c8b45ac

Leave a comment